Senin, 02 April 2012

XXIV Virus

Virus Trojan Horse ·                 

Trojan horse atau Kuda Troya atau yang lebih dikenal sebagai Trojan dalam keamanan komputer merujuk kepada sebuah bentuk perangkat lunak yang mencurigakan (malicious software/malware) yang dapat merusak sebuah sistem atau jaringan.Tujuan dari Trojan adalah memperoleh informasi dari target (password, kebiasaan user yang tercatat dalam system log, data, dan lain-lain), dan mengendalikan target (memperoleh hak akses pada target).Virus Trojan adalah program yang terdiri dari 2 bagian yaitu: program yang disusupkan ke komputer korban dengan segala tipu daya, dan yang satunya program yang dijalankan komputer hacker.
Jika hacker berhasil menyusupkan program ke komputer korban, maka hacker bisa mengintai dan mengendalikan (me-remote) aktivitas komputer korban dari komputer hacker.
Virus Trojan sangat berbahaya bagi pengguna komputer yang tersambung jaringan komputer atau internet, karena bisa jadi hacker bisa mencuri data-data sensitif misalnya password email, internet banking, paypal, e-gold,kartu kredit dan lain-lain.Jika anda sering melakukan aktifitas keuangan online maka harus dipastikan bahwa komputer anda aman bebas dari virus.
Beberapa jenis Trojan yang beredar antara lain adalah:
a)                  Pencuri password: Jenis Trojan ini dapat mencari password yang disimpan di dalam sistem operasi (/etc/passwd atau /etc/shadow dalam keluarga sistem operasi UNIX atau berkas Security Account Manager (SAM) dalam keluarga sistem operasi Windows NT) dan akan mengirimkannya kepada si penyerang yang asli. Selain itu, jenis Trojan ini juga dapat menipu pengguna dengan membuat tampilan seolah-olah dirinya adalah layar login (/sbin/login dalam sistem operasi UNIX atau Winlogon.exe dalam sistem operasi Windows NT) serta menunggu pengguna untuk memasukkan passwordnya dan mengirimkannya kepada penyerang. Contoh dari jenis ini adalah Passfilt Trojan yang bertindak seolah-olah dirinya adalah berkas Passfilt.dll yang aslinya digunakan untuk menambah keamanan password dalam sistem operasi Windows NT, tapi disalahgunakan menjadi sebuah program pencuri password.
b)                  Pencatat penekanan tombol (keystroke logger/keylogger): Jenis Trojan ini akan memantau semua yang diketikkan oleh pengguna dan akan mengirimkannya kepada penyerang. Jenis ini berbeda dengan spyware, meski dua hal tersebut melakukan hal yang serupa (memata-matai pengguna).
c)                  Tool administrasi jarak jauh (Remote Administration Tools/RAT): Jenis Trojan ini mengizinkan para penyerang untuk mengambil alih kontrol secara penuh terhadap sistem dan melakukan apapun yang mereka mau dari jarak jauh, seperti memformat hard disk, mencuri atau menghapus data dan lain-lain. Contoh dari Trojan ini adalah Back Orifice, Back Orifice 2000, dan SubSeven.
d)                 DDoS Trojan atau Zombie Trojan: Jenis Trojan ini digunakan untuk menjadikan sistem yang terinfeksi agar dapat melakukan serangan penolakan layanan secara terdistribusi terhadap host target.
e)                  Ada lagi sebuah jenis Trojan yang mengimbuhkan dirinya sendiri ke sebuah program untuk memodifikasi cara kerja program yang diimbuhinya. Jenis Trojan ini disebut sebagai Trojan virus.
·     Cara menyerang dan bagian apa yang diserang
Trojan berbeda dengan jenis perangkat lunak mencurigakan lainnya seperti virus komputer atau worm karena dua hal berikut:
a)         Trojan bersifat "stealth" (siluman dan tidak terlihat) dalam operasinya dan seringkali berbentuk seolah-olah program tersebut merupakan program baik-baik, sementara virus komputer atau worm bertindak lebih agresif dengan merusak sistem atau membuat sistem menjadi crash.
b)    Trojan dikendalikan dari komputer lain (komputer attacker).
Kebanyakan Trojan saat ini berupa sebuah berkas yang dapat dieksekusi (*.EXE atau *.COM dalam sistem operasi Windows dan DOS atau program dengan nama yang sering dieksekusi dalam sistem operasi UNIX, seperti ls, cat, dan lain-lain) yang dimasukkan ke dalam sistem yang ditembus oleh seorang cracker untuk mencuri data yang penting bagi pengguna (password, data kartu kredit, dan lain-lain). Trojan juga dapat menginfeksi sistem ketika pengguna mengunduh aplikasi (seringnya berupa game komputer) dari sumber yang tidak dapat dipercayai dalam jaringan Internet.Aplikasi-aplikasi tersebut dapat memiliki kode Trojan yang diintegrasikan di dalam dirinya dan mengizinkan seorang cracker untuk dapat mengacak-acak sistem yang bersangkutan.
Ciri-Ciri komputer yang terinfeksi :
• Mengganti tampilan walpaper/desktop
            Ciri-ciri yang dapat dikenali dari virus ini adalah dimana virus ini akan menutup     desktop/wallpaper dengan wallpaper dirinya yang berisi pesan error, dengan digantinya            walpaper ini maka user sudah tidak bisa mengakses komputer tersebut, jadi pembersihan        hanya dapat dilakukan pada mode “DOS” atau dengan menggunakan software lain    seperti “Mini PE”
• Merubah format penanggalan dari PM/AM menjadi [Rieysha].
• Merubah nama Organisasi dan pemilik OS menjadi
            - RegisteredOrganization = kamu kembali
            - RegisteredOwner = sayang kapan
• Disable beberapa fungsi Windows seperti
            o Disable Task Manager
            o Menyembunyikan menu ShutDown komputer
            o Menyembunyikan Drive
            o Mengaktifkan fungsi Autorun, agar virus dapat aktif secara otomatis pada saat user                       mengakses Drive/Flash Disk
            o Menyembunyikan fungsi pencarian file/folder [Search]
            o Menyembunyikan [Folder Options]
            o Menyembunyikan [Run]
            o Menyembunyikan [Start Menu Programs]
·                    Cara mencegah
            Untuk mencegah dan menghapus virus Trojan pastikan anda memasang antivirus yang selalu ter-update, mengaktifkan Firewall baik bawaan dari Windows atau dari luar juga mengurangi resiko komputer kita diintai atau dikendalikan dari komputer lain.
Selalu waspadalah jika komputer anda mengalami sesuatu kejanggalan, seandainya antivirus tidak mampu menanggulangi virus, format saja komputer dan install ulang sistem operasi dan sofware-sofwarenya. Hindari penggunaan sofware ilegal/bajakan karena sering tanpa kita sadari software itu disusupi virus Trojan.

·                    Cara menghilangkan
Untuk pembersihan kali ini, kita akan menggunakan software Mini PE, silahkan download tools tersebut di alamat www.minipe.org, kemudian burn ke CD dan booting komputer dengan menggunakan CD tersebut. Setelah berhasil booting dengan menggunakan CD tersebut lakukan langkah pembersihan selanjutnya, antara lain :
ü    Hapus file virus di drive.
ü    Gunakan tools [Windows explorer] untuk memudahkan dalam mencari dan menghapus     file induk virus.
ü    Klik [miniPE2XT]
ü    Klik [Programs]
ü    Klik [File Management]
ü    Klik [Windows Explorer]
Kemudian hapus file berikut:
ü    [C:\] atau Drive lain termasuk Flash disk
ü      C:\Windows
ü      C:\Windows\system32
ü     C:\Documents and Settings\%user%\Application Data%angka%Admin.exe
Catatan:
Hapus file virus yang mempunyai ciri-ciri:
ü    Menggunakan icon.
ü    Ukuran 228 KB
ü    Type file “Application”
ü    Ekstensi EXE
ü     Hapus atau edit kembali registry yang sudah diubah virus.
ü     Restrat Komputer
ü     Fix ulang registry untuk memastikan semua registry sudah di perbaiki, silahkan copy script dibawah ini pada program “notepad” kemudian simpan dengan nama repair.inf
Catatan :
Jalankan file repair.inf ini setelah komputer restart.
Berikut script yang harus di copy
ü Restart computer kemudian login tanpa menggunakan CD mini PE
Jalankan repair.inf untuk membersihkan registry yang sudah di buat/diubah oleh virus caranya:
o Klik kanan repair.inf
o Klik Install
ü  Untuk pembersihan optimal dan mencegah infeksi ulang, silahkan scan dengan antivirus yang up-to-date atau dengan menggunakan removal tools. Anda dapat menggunakan Normal Malware Cleaner dengan mendownload di alamat berikut: http://www.norman.com/support/support_tools/58732/en.


     *VirusZafi.D     
Jika industri IT dipandang sebagai industri yang sangat dinamis dimana perubahan yang terjadi sangat cepat dimana siapa yang bisa mengantisipasi perubahan tersebut yang akan menang dalam persaingan, maka dunia virus yang merupakan bagian dari industri IT lebih dinamis lagi. Sebagai contoh dapat kita lihat dari perkembangan virus Zafi. Pada awal versinya, Zafi.A hanya "bisa" berbahasa Hungaria, kemudian varian berikutnya Zafi.B pada bulan Juni 2004 datang dalam 3 variasi bahasa yaitu Inggris, Rusia dan Hungaria. Sekarang, Zafi.D yang muncul menyaru sebagai kartu ucapan datang dalam variasi 12 bahasa dan hebatnya ia mampu mengirimkan dirinya dalam email sesuai dengan bahasa yang digunakan penerima email dengan trik yang simple dan efektif. Menurut pemantauan Vaksincom sampai dengan pukul 23.13 WITA, 15 Desember 2004 Zafi.D sudah sampai ke Indonesia dan akibatnya cukup merepotkan pengguna komputer khususnya mailserver yang dibombardir oleh berbagai variasi dari Zafi.D yang jumlahnya mencapai ribuan.  Adapun alasan dilakukannya hal ini diduga karena :
1.         Untuk mengelabui penerima email agar mengira email yang datang merupakan kartu ucapan.
2.         Menggunakan icon berukuran kecil untuk menjaga ukuran email tetap kecil supaya mudah di distribusikan. 
*Cara menyerang dan bagian apa yang diserang
            Zafi.D menggunakan SMTP server sendiri dalam menyebarkan dirinya dan memalsukan alamat email pengirimnya. Adapun kehebatan dari Zafi.D ini seperti kami kemukakan di atas adalah kemampuannya mengirimkan email bervirus dalam belasan bahasa. Adapun cara yang digunakan untuk menyesuaikan bahasa email dengan calon korban adalah dengan mendeteksi domain dari penerima email, jadi jika domainnya .de (Jerman) maka email akan datang dalam Bahasa Jerman, jika domain korban penerima email berakhiran .es, maka email yang dikirim akan berbahasa Spanyol dst. Adapun daftar domain negara yang terdaftar dalam Zafi.D adalah negara-negara di daratan Eropa, antara lain : Hungaria, Rusia, Denmark, Rumania, Swedia, Norwegia, Finlandia, Lithuania, Polandia, Potugal, Jerman, Belanda, Republik Czech, Perancis, Italia, Meksiko, Austria dan Spanyol. Sedangkan untuk domain di luar daftar seperti domain .com atau .id (Indonesia) akan mendapatkan email dalam Bahasa Inggris. Lampiran yang datang beserta email akan berbentuk eksekutable (.cmd, .bat, .pif, .com) dan file terkompres .zip yang kemungkinan besar akan berhasil masuk ke mailserver umumnya yang memblok semua eksekutable dan meloloskan lampiran terkompres.Aksi hebat lain yang dilakukan oleh Zafi.D adalah teknik yang digunakan dalam melumpuhkan program antivirus dan firewall sekaligus menyebarkan dirinya dengan sangat efektif. Adapun teknik tersebut adalah sebagai berikut :
            Zafi.D akan mencari direktori yang mengandung nama : syman, viru, trend, secur, panda, cafee, sopho, kasper atau firewall dan mengganti semua file eksekutable pada direktori yang ditemukan dengan file virus. Aksi ini tentunya akan melumpuhkan program antivirus dan membuat komputer korban Zafi.D tidak terproteksi sama sekali. Disamping itu, setiap kali komputer menjalankan program antivirus yang terjadi malahan menjadi menjalankan virus yang telah menggantikan file semua eksekutable pada direktori antivirus / firewall tersebut.

·                    Cara mencegah
            Zafi.D akan berusaha untuk menghalangi proses pembasmian dirinya dengan memblok akses ke Registry Editor, MS Config dan Task Manager. Seperti kita ketahui, Registry Editor merupakan daftar registri dimana virus mendaftarkan dirinya agar berjalan secara otomatis sewaktu windows dijalankan pertama kali, sedangkan Task Manager biasanya digunakan untuk terminasi aplikasi virus yang sedang berjalan agar dapat dibasmi. Pemblokan atas tiga file ini dapat diatasi dengan melakukan start Windows dalam Safe Mode.
            Zafi.D juga berusaha menyebarkan dirinya melalui Peer to Peer dan jaringan dengan cara mengkopikan dirinya pada semua direktori yang mengandung kata : Share, Upload atau Music.Adapun file yang akan dikopikan ke dalam direktori-direktori tersebut akan diberi nama :Winamp 5.7 new!.exe atau ICQ2005a new!.exe.
            Setelah berhasil menginfeksi komputer, Zafi.D akan menyaru sebagai file dengan nama "Norton Update.exe" pada direktori system pada windows. Aksi berbahaya lain yang dilakukan oleh Zafi.D adalah membuka port 8181 sehingga memungkinkan virus ini di update atau komputer korban dikuasai oleh penyusup.

  Virus Worm Downadup

   
     Cacing komputer (Inggris: worm) dalam keamanan komputer, adalah sebuah program komputer yang dapat menggandakan dirinya secara sendiri dalam sistem komputer. Sebuah worm dapat menggandakan dirinya dengan memanfaatkan jaringan (LAN/WAN/Internet) tanpa perlu campur tangan dari user itu sendiri. Worm tidak seperti virus komputer biasa, yang menggandakan dirinya dengan cara menyisipkan program dirinya pada program yang ada dalam komputer tersebut, tapi worm memanfaatkan celah keamanaan yang memang terbuka atau lebih dikenal dengan sebutan vulnerability. Beberapa worm juga menghabiskan bandwidth yang tersedia.Worm merupakan evolusi dari virus komputer.
                Worm Downadup adalah salah satu varian dari virus baru worm yang saat ini sudah menginfeksi hampir 9 juta komputer hanya dalam waktu 4 hari.Jumlah yang tidak sedikit untuk worm yang belum lama muncul.
Nama asli Worm ini adalah Worm:W32/Downadup.gen dan mempunyai berbagai nama alias seperti : W32/Conficker.worm.gen (Symantec), Mal/Conficker (Sophos), Worm: Win32/Conficker (Microsoft). Selain itu juga dikenal dengan nama Conflicker dan Kido (contoh nama : Worm: W32/Downadup.gen!A, Net-Worm.Win32.Kido.ih). Worm ini termasuk kategori Malware yang berjalan di windows 32 -bit, makanya disebut W32.
Efek dari Worm Downadup :
Worm ini menyebar dengan cara memblok website antivirus dan orang-orang yang ingin mendapat antivirus tidak jadi mendapatkannya.
Worm ini mampu mengubah/menambah fungsi internal windows (TCP) untuk memblok akses situs-situs keamanan (security/antivirus), dengan memfilter alamat yang mempunyai karakter/text tertentu.Dan untuk menghilangkan efek tersebut tidak mudah, karena boleh dibilang sudah tingkat low level programming.
Worm ini didesign untuk melindungi diri dari deteksi antivirus dengan menggunakan teknik tertentu yang jarang digunakan, melindungi diri dari upaya untuk di hapus, mematikan windows update, restore point sebelum infeksi, mematikan trafik jaringan tertentu, mengoptimalkan fitur windows Vista untuk memudahkan penyebaran, mampu menginjeksi explorer.exe, svchost.exe dan services.exe dan lainnya.
 

Cara menyerang dan bagian apa yang diserang
            Virus komputer memang dapat menginfeksi berkas-berkas dalam sebuah sistem komputer, tapi worm dapat melakukannya dengan lebih baik.Selain dapat menyebar dalam sebuah sistem, worm juga dapat menyebar ke banyak sistem melalui jaringan yang terhubung dengan sistem yang terinfeksi.Beberapa worm, juga dapat mencakup kode-kode virus yang dapat merusak berkas, mencuri dokumen, e-mail, atau melakukan hal lainnya yang merusak, atau hanya menjadikan sistem terinfeksi tidak berguna.Sebagian besar kerja Worm adalah dengan memodifikasi registry.Dari registry Worm biasanya mendisable atau nge-Off-in fasilitas-fasilitas penting seperti MS DOS, Task manager, Registry Editor, merubah Registered Owner dan Registered Organization.Hanya ada satu cara untuk mengatasi worm yaitu dengan menutup celah keamanan yang terbuka tersebut, dengan cara meng-update patch atau Service Pack dari operating sistem yang digunakan dengan patch atau Service Pack yang paling terbaru.

·                    Cara menghilangkan
(secara keselurahan untuk menghilangkan semua virus)

(1) Meng-install antivirus
Meng-install antivirus merupakan hal yang wajib yang harus Anda lakukan. Dengan demikian komputer Anda mempunyai perlindungan dari ancaman virus. Namun, perlu Anda ketahui bahwa meng-intsall antivirus belum menjamin komputer Anda akan bebas dari ancaman virus. Saat ini ada banyak antivirus yang berada di pasaran yang cukup handal, antara lain: AntiVir, McAfree VirusScan, dan Norton AntiVirus.

(2) Update basis data program antivirus secara teratur
Ratusan virus dapat muncul setriap bulannya. Virus baru tersebut dilengkapi dengan kemampuan untuk menghindar dari pantauan antivirus.Karena itu Anda harus meng-update database dari program antivirus yang Anda gunakan. Update database tersebut diperlukan agar antivirus Anda mampu mengenali virus-virus yang baru muncul. Basisdata terbaru antivirus dapat Anda lihat dan download di website perusahan pembuat antivirus yang Anda gunakan.

(3) Berhati-hati menjalankan file baru
Kebanyakan virus menyebar melalui file -file yang diikutkan bersama e-mail (attachment file ) dan file -file yang di-download di internet. Bila Anda mendapat e-mail yang mempunyai file attachment Anda harus hati-hati sebelum manjalankan file tersebut, sekalipun file tersebut berasal dari orang yang Anda kenal. Bisa saja file tersebut sudah dijangkiti virus. Sebaiknya Anda men-scan terlebih dahulu file tersebut sebelum menjalankannya. Atau jika Anda ragu-ragu lebih baik dihapus saja.

(4) Mewaspadai Kerusakan sejak awal
Bila komputer Anda mulai menunjukakan hal-hal aneh, misalnya harddisk yang tiba-tiba penuh, kecepatan menurun drastis, munculnya masalah pada program, dan sebagainya, ini mungkin gejala bahwa komputer Anda telah diinfeksi oleh virus. Bila ini terjadi Anda harus waspada sejak awal sebelum kerusakan yang lebih parah terjadi.

(5) Membuat backup data secara teratur
Bila komputer Anda berisi data-data dan file -file yang penting, Anda perlu membuat backup untuk file -file dan data-data tersebut secara berkala dan teratur. Dengan demikian, bila komputer Anda terserang virus, Anda tidak kehilangan data-data dan file -file penting.

 *  Cara mencegah 
(secara keselurahan untuk mencegah semua virus)

Mencegah Lebih Baik Daripada Mengobati. Amalan ini haruslah menjadi keutamaan pengguna komputer. Antara langkah-langkah awal ialah ;
1. Jangan menggunakan disket atau sebarang storan yang tidak diketahui puncanya.
Disket yang tidak diketahui tersebut mungkin telah tercemar dengan virus. Amalan write-protect disket hendaklah dilakukan selalu bagi mempastikan virus tidak dapat menulis dirinya kedalam disket tersebut.
2. Jangan sesekali menggunakan perisian cetak rompak (pirated copy)
Perisian cetak rompak lazimnya ialah perangkap penulis virus. Perisian sebenar yang telah dimodifikasi dengan memasukkan virus ini lazimnya dijual dengan harga yang amat murah.
3. Jangan membuka emel yang mempunyai attachment
Teknologi internet telah dipergunakan sepenuhnya oleh penulis virus. Virus kini mampu disebarkan melalui pembacaan emel yang telah tercemar. Kebanyakan emel ini akan mengandungi fail attachment. Kadang-kala ia tetap mengandungi virus walaupun dihantar oleh orang yang anda kenali.
Pastikan anda menelefon kenalan anda, bagi mempastikan adakah beliau benar-benar telah menghantar emel yang mengandungi fail attachment kepada anda.
Antara virus yang menggunakan teknologi ini ialah ;
Anna Kournikova, Sircam, Code Red, Nimda dan ILoveYou.
4. Gunakan Perisian Anti-Virus.
Perisian anti-virus ialah perisian utiliti untuk mengesan dan memusnahkan virus. Terdapat perisian ini yang boleh didapati secara percuma di Internet antaranya ;
a. AVG Anti-virus
b. Free Anti-Virus
c. Innoculate IT (terdapat untuk OS windows95 keatas dan juga Palm OS)
Manakala anti-virus yang dijual dipasaran ialah ;
a. Mc Afee Anti-Virus
b. Norton Anti-Virus
c. Pc-Cillin
d. Armour Anti Virus
e. VBuster
f. Virus Rx (untuk komputer Apple)
Kebanyakan perisian anti-virus ini boleh di upgrade bagi mempastikan ia mengandungi pangkalan data anti-virus terkini. Ia juga kadangkala menawarkan bantuan segera kepada pengguna berdaftar.
VBuster umpamanya adalah perisian anti-virus yang amat terkenal malah ia digunakan oleh NASA. Ia dicipta oleh Dr. Looi Hong Thong yang berasal dari Pulau Pinang, Malaysia.

 Daftar Pustaka

2 komentar: